Home » » Berikut Inisial Dari 5 Perwira Tinggi Polri Penerima Aliran Dana Gayus

Berikut Inisial Dari 5 Perwira Tinggi Polri Penerima Aliran Dana Gayus

Indonesia Police Watch (IPW) mengatakan, sedikitnya ada enam oknum polisi yang terlibat dalam kasus Gayus dan Cirus. Lima dari enam oknum polisi itu adalah perwira tinggi polisi yang menerima aliran dana Gayus Tambunan dari Haposan Hutagalung.
“Sedikitnya ada enam oknum polisi yang harus bertanggung jawab dalam kasus Gayus dan Cirus,” kata Ketua Presidium IPM Netta S Pane pada Kamis (27/1), di ruang pers DPR, Senayan, Jakarta. Inisial keenam oknum polisi itu adalah P, E, R, I, A, dan S. Lima oknum polisi itu adalah perwira tinggi sedangkan satu lagi adalah petugas Propam.
Uang bisa membuat Gayus berbuat banyak memainkan peran dalam kasus pajak serta hukum
Uang bisa membuat Gayus berbuat banyak memainkan peran dalam kasus pajak serta hukum

Netta mengatakan, pihaknya menemukan empat aliran dana besar dari Gayus ke oknum polisi tersebut. Jumlah keempat aliran dana itu adalah Rp 750 juta; Rp 1,5 miliar; Rp 2 miliar; serta Rp 3,5 miliar.
Adanya keterlibatan oknum perwira tinggi polisi inilah yang diduga Netta menjadikan Polri tidak maksimal dalam mengusut keterlibatan Cirus maupun Gayus. Sebab, kata Netta, Cirus mengetahui aliran dana tersebut. Jika keterlibatan Cirus diungkap, maka dikhawatirkan Cirus bakal ‘bernyanyi’ dalam proses di persidangan. Karena itu, setelah KPK menyatakan akan mengusut kasus Gayus, Netta meminta KPK fokus pada pembukaan blokir uang Rp 28 miliar milik Gayus. Sebab dengan pembukaan blokir uang tersebut itulah kasus Gayus bisa diungkap lebih jauh.
Sejauh ini Netta mengaku tidak melihat arah yang jelas dari KPK dalam mengusut kasus Gayus. “Kami harap KPK serius. IPW akan beri petunjuk dan masukan soal perwira tinggi polisi yang terlibat. Tapi sejauh ini KPK belum jelas arahnya mau kemana dalam mengungkap kasus Gayus,” ujar Netta.

0 pendapat:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar anda, jangan sungkan-sungkan, karena blog ini sudah "do follow", tetapi patuhi peraturan yang berlaku. Dimohon untuk klik +1 di atas demi keuntungan bersama. Dilarang berkomentar hal-hal yang negatif, kasar, berbau porno, mengandung SARA, Spam, dan sebagainya. Dimohon untuk tidak mencantumkan link hidup pada komentar.

Terima kasih, komentar anda sangat berarti untuk Fahri's Articles.