Home » » Hati-Hati Jika Bermain di Sungai (ada Ikan Pembunuh lebih Ganas dari Piranha)

Hati-Hati Jika Bermain di Sungai (ada Ikan Pembunuh lebih Ganas dari Piranha)

Mungkin Bagi teman-teman yang rumahnya masih deket dengan Lautan atau Sungai, Atau Buat Yang sedang Rekreasi Ke Tempat yang Berbau air (sungai atau Laut)

candiru Hati Hati Jika Bermain di Sungai (ada Ikan Pembunuh lebih Ganas dari Piranha)
Hati-hati ada Ikan Pembunuh, Namanya Ikan CANDIRU (lebih Ganas dari Piranha)
Terdapat 3 spesies candiru: candiru berukuran jari dan candiru berukuran tusuk gigi, biasanya makan dengan cara memasuki ikan yang lebih besar, sedangkan candiru paus (whale candiru) merupakan pemakan bangkai yang lebih memilih untuk makan dari ikan yang sudah mati.
candiru2 Hati Hati Jika Bermain di Sungai (ada Ikan Pembunuh lebih Ganas dari Piranha)

Penjelasan Ikan Candiru:
*Ikan ini berasal dari Sungai Amazon dan Oranoco, Brazil..yang merupakan habitat ikan Candiru atau Canero.
*Ikan ini juga disebut sebagai “Ikan Vampir dari Brazil” karena ikan ini meminum darah dari ikan yang dimasukinya setelah mengeluarkan tulang belakang ikan mangsanya agar ia dapat berpegangan.
*Oleh penduduk lokal ikan ini lebih ditakuti daripada ikan piranha. Jika ikan piranha menggerogoti tubuh mangsanya dari luar, ikan ini menyerang dari dalam. Pada ikan yang lebih besar, ia masuk melalui insang dan melukainya dengan duri di kepalanya, pada manusia ia bisa masuk melalui lubang anus, vagina, bahkan penis.
*Candiru memindai mangsanya dari air seni atau darah yang mereka keluarkan. Karena itu, berenang sambil kencing memperbesar peluang ikan candiru untuk memangsa kita.
Pertolongan jika terkena Ikan Candiru:
*Cara membunuh ikan ini bisa dengan pengobatan tradisional, yaitu dengan air dari dua tanaman : Xagua dan apel Buitach yang dimasukkan ke daerah yang terkena. kedua tanaman ini akan melarutkan ikan tersebut.
*Dapat juga melalui operasi. Tetapi operasi membutuhkan biaya dan waktu. Selama masa penantian sebelum operasi, korban lebih sering mengalami infeksi yang menyebabkan shock dan kematian korban sebelum candiru dapat diambil.

0 pendapat:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar anda, jangan sungkan-sungkan, karena blog ini sudah "do follow", tetapi patuhi peraturan yang berlaku. Dimohon untuk klik +1 di atas demi keuntungan bersama. Dilarang berkomentar hal-hal yang negatif, kasar, berbau porno, mengandung SARA, Spam, dan sebagainya. Dimohon untuk tidak mencantumkan link hidup pada komentar.

Terima kasih, komentar anda sangat berarti untuk Fahri's Articles.