Home » » Festival Sadis Menyiksa Banteng Sampai Mati di Spanyol

Festival Sadis Menyiksa Banteng Sampai Mati di Spanyol

toro de fuego

Setiap tahun, di minggu kedua bulan November, pertunjukkan yang sangat sadis diadakan di jalan-jalan di kota Medinacelli. Begitu matahari terbenam, para banteng dibawa masuk ke dalam kota tersebut dalam keadaan terikat, dan dikerumunin oleh partisipan yang mengklaim dirinya 'paling berani'. Dalam keadaan terikat, banteng tersebut diikat dengan bola api di tanduk mereka oleh partisipan tersebut pun sebagai 'pemberani' yang kemudian banteng tersebut dilepas setelah itu. 


Saat Banteng Diikat Bola Api Dalam keadaan terikat
toro de fuego


Adegan banteng yang berlarian dikenal dengan sebutan Tofo Jubilo (artinya banteng yang kebakar) dan banteng yang diikat bola api diberi nama Toro de Fuego. Begitu bola api tersebut mulai membakar tanduk banteng tersebut, panas api akan menjalar ke mata dan muka yang menyebabkan sakit yang luar biasa yang tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Dalam kesakitan tersebut, banteng tersebut akan lari ke dinding dan menanduk-nanduk melukai dirinya sendiri, sementara itu kerumunan keramaian malah kesenangan berteriak dan tertawa terbahak-bahak.


festival sadis banteng





Setelah berjam-jam dalam kesakitan yang luar biasa, banteng tersebut akan buta karena api, dan kemudian mati dalam kesakitan. Masih belum cukup sadis rasanya, kerumunan tersebut kemudian akan memotong banteng tersebut dan kemudian dibagi-bagikan ke partisipan di acara tersebut. 


Benar-benar kasihan sekali nyawa banteng-banteng tersebut hanya dijadikan mainan oleh manusia. Satu lagi bukti kekejaman manusia di muka bumi ini. Entah apa yang dipikirkan oleh manusia tersebut ya, bagaimana kalau anggota keluarga di rumah mereka dijadikan bulan-bulanan seperti ini, apa mereka juga akan bersenang-senang seperti ini. 

Banteng yang sudah mulai kesakitan, terlihat hidung nya sudah berdarah

Sang banteng yang sudah berdarah dan hampir buta, kasihan banget
festival banteng sadis di spanyol

Para aktivis penyayang binatang tidak tahan melihat tindakan ini sehingga mereka pun membuat petisi ini agar tindakan sadis ini dihentikan. Kalau anda mau berpartisipasi pada petisi tersebut, silahkan klik disini untuk mencantumkan nama anda sebagai bukti bahwa anda perhatian terhadap sadisme ini.

Detik-detik terakhir sang banteng yang sudah sebagian hangus, buta, dan berdarah di mulut.

Benar-benar perbuatan sadis dan tidak kuat melihatnya. Mudah-mudahan petisi para aktivis membuahkan hasil sehingga festival saids ini bisa dihentikan dengan petisi tersebut. Silahkan berkomentar, huhuhu. . . .

4 pendapat:

  1. wah, ironis sekali mas..
    tega sekali pada mahluk yang tak bersalah seperti itu,,

    btw, saya sudah follow back dan akan sering berkunjung.. salam

    BalasHapus
  2. o iya mas, sama2 dan terimakasih

    BalasHapus
  3. Benar-benar manusia gila. Beraninya sama binatang. Kalau orang Budha percaya karma. Tuh penyiksa2 matinya jadi banteng, terus gantian diperlakukan seperti itu. Heran di eropa yang beradab masih ada perilaku seperti itu.
    Kalau berani lakuin begituan sama Nurdin Halid..!

    BalasHapus
  4. iya, memang, ane aja nggak nyangka! Kejam amat mereka, btw terkait nurdin, sobat bisa nonton dan download videonya d blog ini, silahkan cari di kotak pencarian. Terima kasih atas kunjungannya

    BalasHapus

Silahkan menuliskan komentar anda, jangan sungkan-sungkan, karena blog ini sudah "do follow", tetapi patuhi peraturan yang berlaku. Dimohon untuk klik +1 di atas demi keuntungan bersama. Dilarang berkomentar hal-hal yang negatif, kasar, berbau porno, mengandung SARA, Spam, dan sebagainya. Dimohon untuk tidak mencantumkan link hidup pada komentar.

Terima kasih, komentar anda sangat berarti untuk Fahri's Articles.