Video Penampakan Kuntilanak Menangis

Percaya atau enggak terserah sobat ..cuma mau ngasih yang bikin merinding, ane aja ngepostingnya ragu-ragu nih...tapi lumayan lah nakutin dikit dari pada lumanyun..!

Preview gambar nya



 Berikut videonya:


(Sumber)

Foto Pocong Kandang di Kambing

Surabaya diheboh Banget gan akibat beredarnya 'Foto Pocong Kandang Kambing' bagimana tidak, dikabarkan pocong2 ini bikin ribuan ekor kambing mati seketika, dan seluruh kambing yang mati tidak memiliki mata alias copot entah kemana, penduduk setempat mengetakan, kalo mata kambing ini dicuri oleh pocong!!

ini gan foto pocong yang sempat diambil penduduk kampung!!


(SUmber)

Petani Sumenep Tanam Padi Berteknologi Nuklir

Petani padi di Desa Bilapora Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menguji coba penanaman benih padi berteknologi nuklir yang disebut Mira 1. "Ini sudah penanaman turunan kedua padi nuklir," kata Hamsu, salah seorang penanam bibit padi nuklir.


http://image.tempointeraktif.com/?id=72178&width=274

Menurut dia, bibit padi nuklir tersebut diberi oleh Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja Sumenep dan Desa Bilaporah Barat dipilih sebagai desa percontohan penanaman. "Dibanding bibit padi biasa, padi nuklir bulirnya lebih banyak," ujarnya.

Meski lebih menguntungkan secara ekonomi, Hamsu dan puluhan petani lainnya khawatir akan dampak negatif yang mungkin muncul. Walau demikian, sejauh ini tidak ada dampak negatif yang terjadi.

"Meski menanam, saya tidak pernah makan hasilnya. Takut karena ada nuklirnya," katanya sembari tertawa.

Rektor Universitas Wiraraja Sumenep, Alwiyah membenarkan pihaknya mengembangkan penanaman padi berteknologi nuklir di Desa Bilapora Barat.

Kegiatan itu, kata dia, atas kerja sama Universitas Wiraraja dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) antara 2005 hingga 2009 lalu. "Kami ingin kerja sama lagi dengan BATAN karena hasil padi nuklirnya bagus," tuturnya.

http://1.bp.blogspot.com/-mC4lo9gR8_c/TbuQOsxBA_I/AAAAAAAABMI/wqW_UtvVKjE/s400/ap1000-reactor.jpg
Rencana pembangunan reaktor nuklir di Sumenep

Alwiyah meminta media berhati-hati memberitakan soal padi nuklir ini. Dia khawatir masyarakat salah persepsi dan akhirnya menolak menanam padi nuklir.

"Dengar kata Nuklir, warga pasti menolak. Padahal, kami hanya kerja sama di bidang iptek pertanian dan perternakan, bukan pembangkitnya," ujarnya.

Dia menambahkan, selain bibit padi nuklir Mira 1, pihaknya juga mengembangkan suplemen penggemuk sapi memanfaatkan teknologi nuklir yang diberi nama suplemen pakan multinutrisi.

Suplemen ini juga terbukti ampuh menggemukkan sapi. "Perbandingannya, sapi diberi suplemen ini bobotnya lebih berat 0,5 kilogram dibanding sapi lain," ujarnya.

Alwiyah memastikan, meski memanfaatkan teknologi nuklir, tidak ada dampak buruk bagi kesehatan masyarakat.


(Sumber)

Kupu-kupu Aneh, Setengah Jantan Setengah Betina

Seekor kupu-kupu langka yang baru bermetamorfosis di Museum Sejarah Alam di London, Inggris, belum lama ini mengundang perhatian publik. Bayangkan saja, setengah tubuh binatang indah itu berpenampilan jantan dan setengah lainnya betina yang terbagi secara simetris.


http://www.newscientist.com/blogs/shortsharpscience/assets_c/2011/07/Butterfly-thumb-600x416-132577.jpg

Gynandromorphs, begitu para ilmuwan menyebutkan istilah teknis untuk makhluk-makhluk langka itu. Dan kemungkinan gynandromorps di dunia ini hanya 0,01 persen akibat kegagalan kromosom seks kupu-kupu.

BBC Nature, menunjukkan foto kupu-kupu langka itu. Tampak jelas perbedaannya. Sebelah bagian tubuh kupu-kupu yang diduga jantan didominasi sayap berwarna hitam. Adapun sebagian lainnya dihiasi motif sayap berwarna merah, putih, dan kuning.

http://news.bbcimg.co.uk/media/images/54019000/jpg/_54019039_buytterfly-002-01072011naturalhistorymuseumlondon2011(2).jpg

Berdasarkan catatan pengelola Museum Sejarah Alam London, Luke Brown, inilah ketiga kalinya kelahiran kupu-kupu langka ini dari total 300 ribu kupu-kupu yang telah bermetamorfosis di museum itu. "Ini bisa dijadikan cermin pengunjung untuk lebih luas memandang hidup," kata Brown.


Berikut ini adalah beberapa foto kuupu-kupu yang memiliki keunikan langka tersebut :

http://www.ertong91.com/wp-content/uploads/2011/06/200520WZg.jpg


http://blogs.nature.com/news/dual%20sex%20moth%20NHM.JPG


http://3.bp.blogspot.com/_SqhhJb_P3Kk/SpLuSXJVCDI/AAAAAAAAIxo/YS9eYGh8lkE/s400/gynandromorph+tiger.jpg 
 

Rekor Terbaru Lele Albino Raksasa Seberat 88 Kg yang Berhasil Terpancing

Seekor ikan lele albino raksasa ditemukan oleh Chris Grimmer di Sungai Ebro, dekat Barcelona, Spanyol. Ikan ini memecahkan rekor sebagai ikan lele albino terbesar yang ditangkap melalui pemancingan.

Saat itu, Chris mengikuti sebuah tur memancing. Awalnya, dia tidak menyangka ikan yang memakan umpannya berukuran raksasa. Chris memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk menggulung senar pancingnya setelah umpan yang dia lempar disambar ikan ini.



"Butuh waktu lama untuk menariknya, seperti menarik sebuah bus," kata Chris sebagaimana dimuat laman Daily Mail.

"Setelah itu, saya sangat lelah dan nyaris tak bisa berjalan, tapi tidak sia-sia."

Ikan lele itu kemudian ditimbang. Ternyata, beratnya sekitar 88 kg dengan panjang 2,4 meter. Setelah penimbangan, ikan ini kemudian dilepaskan kembali ke sungai.

Sementara itu, pemandu yang mengorganisir tur itu, Ashley Scott mengatakan sangat yakin tangkapan itu telah memecahkan rekor ikan lele terbesar melalui cara pemancingan. "Kami tahu catatan rekor ikan lele, jadi kami langsung menyadari bahwa itu adalah rekor," kata Scott.


Rekor ikan lele albino terbesar yang berhasil ditangkap sebelumnya dipegang oleh Sheila Penfold dari London, Inggris. Dia berhasil menangkap seekor ikan lele albino seberat 86 kilogram pada Oktober tahun lalu.

Namun, ikan lele terbesar yang pernah ditangkap di muka bumi adalah ikan lele raksasa seberat 293 kg. Ikan ini tertangkap di Sungai Mekong, Thailand pada 2005.

(Sumber)

Wah, Ada Bumi Baru Terbentuk

Telah ditemukan bumi selain milik kita oleh para peneliti. Kabarnya, Herschel Space Obervatory (HSO) baru saja mendapat gambar ‘cakram’ raksasa uap es pertama di gugus bintang muda. Gambar ini memberi petunjuk adanya Bumi lain.

Dalam observasi tersebut, terlihat air di sekitar bintang ini meluas hingga ‘ujung’ tata suryanya dan air yang ada cenderung menjadi komet es yang akan menabrak dunia muda dan membawa lautan bersamanya. Temuan ini menunjukkan, planet tertutup air seperti Bumi merupakan hal biasa.






“Penelitian kami menunjukkan, ada cukup air dalam cakram untuk mengisi ribuan lautan Bumi,” kata astronom Michiel Hogerheijde dari Leiden Observatory di Belanda. Sinar ultraviolet dari bintang terdekat membuat molekul air bebas dari es dan menciptakan lapisan tipis gas.

Bintang TW Hydrae yang berusia 10 juta tahun ini terletak 175 tahun cahaya dari Bumi di rasi bintang Hydra. Cakram raksasa yang mengelilingi bintang ini memiliki ukuran hampir 200 kali jarak antara Bumi dan Matahari.

Selama beberapa ribu tahun mendatang, para astronom yakin materi dalam cakram ini akan bertabrakan dan menjadi planet, asteroid dan bentuk kosmik lainnya. Astronom yakin, TW Hydrae dan cakram esnya mewakili banyak sistem bintang muda lain yang memberi pengetahuan cara planet kaya air terbentuk di seluruh semesta.

Nah, kalau benar ini terjadi, berarti bakal ada calon bumi baru. Bagaimana dengan kehidupan di atasnya? Wallahu 'alam Bishowab.


(Sumber)

Jembatan-jembatan Paling Ekstrem Di Dunia

Jembatan dibuat untuk menghubungkan dua dataran yang terpisah. Walau mayoritas merupakan olah tangan manusia, ada kalanya alam turut campur. Misalnya jembatan di Gunung Tai, Cina.

Bentuk kontur daratan yang ekstrim berpengaruh pada bentuk jembatan yang dibangun. Hasilnya, banyak jembatan yang bikin 'deg-degan' bila kita berada di atasnya. Di bawah ini beberapa contoh jembatan paling 'gila' di dunia. Apa sajakah itu?


1. Immortal Bridge
Letaknya di Gunung Tai, Provinsi Shandon, Cina. Gunung ini salah satu dari lima gunung suci di Cina dan berhubungan dengan kelahiran, fajar dan renaisans. Jembatan ini terdiri dari tiga batu besar dan beberapa yang lebih kecil. Di bawahnya lembah dan ke arah Selatan ada jurang yang tampaknya tak berdasar. Jembatan ini terbentuk karena proses alami. Tidak ada yang tahu kapan terciptanya, kuat dugaan sudah ada sejak zaman es terakhir.




  2. The Old Bridge of Konitsa
Jembatan ini telah ada berabad-abad di Yunani membentang di atas sungai Aoos, sungai yang meluap setiap musim dingin. Coba perhatikan dengan teliti di bagian bawah jembatan, Anda dapat melihat lonceng kecil. Fungsinya sebagai penanda ketika bel berbunyi karena angin, berarti terlalu berbahaya untuk menyeberangi jembatan.



3. The Carrick-a-Rede Rope Bridge
Carrick-a-Rede Rope Bridge adalah jembatan tali dekat Ballintoy, County Antrim, Irlandia Utara. Jembatan ini menghubungkan dengan Pulau Carrick. Sebagai situs yang dikelola oleh National Trust, menjadi daya tarik wisata. Rentang jembatannya 20 meter dan tingginya 30 meter di atas bebatuan di bawahnya.



4. Royal Gorge Bridge
Sebagai salah satu daya tarik wisata dekat Canon City, Colorado, pernah memegang rekor sebagai jembatan tertinggi sebelum kalah oleh jembatan Beipanjiang di Cina. Rentang Royal Gorge 286 m, panjangnya 384 m dan lebarnya 5,5 m.



5. Inca Rope Bridge
Jembatan ini ada di Lembah Apurimac, Peru. Cara pembuatannya sudah dikenal sejak jaman kekaisaran Inca. Dibuat dari serat alami yang ditenun menjadi tali yang kuat.


 
6. Sky Bridge, Pulau Langkawi.
Letaknya di Pulau Langkawi, Malaysia. Tingginya 687 m dari permukaan laut. Jembatan Sky merupakan jembatan paling spektakuler karena bentuknya yang melengkung sepanjang 136 meter dan lebar jembatan 2 meter.



7. Puente de Ojuela
Ojuela adalah sebuah pemukiman pertambangan kecil terletak di barat laut kota Durango, bagian utara Meksiko. Sekarang dikenal sebagai kota hantu akibat sudah ditinggalkan karena tidak lagi produktif. Jembatan ini dikenal sebagai "Puente de Ojuela" (Ojuela Bridge) oleh penduduk setempat. Dirancang oleh Roebling Bersaudara, yang juga merancang Jembatan Brooklyn.




8. Hussaini Hanging Bridge
Jembatan gantung yang ada di Pakistan Utara ini dikenal sebagai jembatan paling berbahaya di dunia. Rentangannya melintasi Danau Borit di atas Hunza. Kondisinya diperparah karena banyak papan yang hilang dan cocok sebagai penguji adrenalin bagi Anda yang gemar bertualang.



(Sumber)

Kembali Ngeblog

Halo sobat F.A., setelah absen dari tanggal 24-26 Oktober, F.A. kembali melanjtkan aktifitasnya. Ya, hal ini disebabkan karena ujian semester kenaikan kelas 3. Meski ada beberapa ujian yang agak mengecewakan, tetapi alhamdulilah, semuanya berjalan lancar. Terima kasih atas do'a dan dukungan sobat sekalian ya...

TTD

Admin Utama F.A.

Pause Ngeblog Seminggu (lagi..)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Halo sobat F.A., langsung to the point aja deh, karena "Mas Admin" akan menghadapi ujian semester kenaikan kelas 3, mulai dari tanggal 24 Oktober sampai 26 Oktober, maka F.A. aka mengalami "PP" (Postingan Pause). Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini... Mohon do'anya agar ane dapat mengerjakan soal-soal dengan baik, benar, dan lancar, hehehe. Terima kasih atas pengertiannya, mohon maaf jika ada kesalahan kata, sekian dari ane...

Wassalam

TTD,
Admin Utama Fahri's Articles

Lampu Hias Masa Depan, Penuh Warna Berbentuk Stiker

Lampu hias memang menambah keindahan suasana malam, apalagi bila bicara lampu hias yang menghiasi kota Jakarta pada saat Ulang Tahun Jakarta, sungguh indah namun membutuhkan tenaga listrik yang lumayan besar.

Light Tape adalah sebuah teknologi baru dalam teknologi lampu yang bentuknya seperti sebuah selotip besar (tape) yang bisa bercahaya dengan ketebalan hanya 0,5 mm.

Teknologi yang digunakan oleh Light Tape adalah teknologi yang sama dengan teknologi yang digunakan oleh TV plasma yaitu electroluminescence (EL).







Apa yang membedakan Light Tape dengan jenis lampu lainnya? Yang paling utama adalah Light Tape bisa diaplikasikan hampir ke semua jenis kebutuhan serta sangat ramah lingkungan karena Light Tape tidak menghasilkan panas yang tinggi, mengandung merkuri, gas dan bukan terbuat dari kaca.

Dari sisi hemat listrik, Light Tape hanya membutuhkan daya sebesar 5 w saja untuk setiap radius 30 cm yang berarti hanya 1/6 dari daya yang dibutuhkan untuk lampu LED.

Karena Light Tape berbentuk seperti gulungan kabel maka Light Tape bisa digunakan sepanjang 8 km tanpa sambungan dan cahayanya dijamin dapat terlihat jelas bahkan dapat menembus kabut, asap dan salju.




Dari segi pemasangannya sendiri, Light Tape juga sangat mudah, misalnya bila kita ingin menempelkannya di dinding, cukup meggunakan double tape dan tanpa harus menggunakan paku maupun lem. Hal ini bisa dilakukan karena berat Light Tape itu sendiri sangat ringan.

Dan terakhir, ini yang paling menarik, Light Tape tidak akan rusak, jadi anda tidak perlu direpotkan dengan masalah ganti lampu karena putus.

(Sumber)

Peraves Monotracer, Motor Unik Paling Aman Sedunia

Peraves Monotracer versi berbahan bakar bensin dari sebelumnya bertenaga baterai E-Tracer (sekarang disebut MonoTracer E), adalah pemenang Progressive Automotive X-Prize pada Class-Tandem Alternatif.

Meskipun MonoTracer tersebut bahan bakarnya bensin, Motor ini hanya menghabiskan 1 liter untuk setiap 30 km dan tetap mengusung Go Green sebagai salah satu misi utamanya. Agar MonoTracer ini bisa diparkir di garasi Anda, dibutuhkan dana yang sebesar $ 75.000.




















 

Ditemukan Fosil Serangga 'Frankenstein' di Brasil

Fosil yang diperkirakan berasal dari 120 juta tahun silam ini ditemukan di antara fosil-fosil di Brasil. Monster ini memiliki sayap dan tubuh seperti capung.

“Serangga 'Frankenstein' ini merupakan perpaduan karakteristik aneh yang tak terkait kelompok serangga,” ujar salah satu peneliti yang menemukan kelompok serangga baru ini.



Dua dari sekitar koleksi 30 fosil larva dunia, peneliti membuat urutan spesies baru. Coxoplectoptera, serangga yang baru mendapat nama ini berasal dari Periode Krustasius dan tak memiliki keturunan modern.


Kerabat terdekat serangga ini adalah lalat capung. Entomolog Arnold Staniczek mengaku fosil baru ini sangat menarik.


Pasalnya, larva serangga ini menyerupai udang air tawar. Selain itu, para peneliti mengaku menemukan asal muasal sayap serangga ini. Peneliti yakin seperti ditulis Dailymail, sayap serangga ini muncul dari plat punggung dan sayap ini berkembang dari kakinya.


(Sumber)

Ditemukan, Massa Air Tertua dan Terbesar di Jagat Raya

Sejumlah astronom telah menemukan jejak massa air tertua dan terbesar yang pernah terdeteksi di jagat raya ini.

Awan raksasa yang berumur 12 miliar tahun ini setara dengan 140 triliun kali lebih banyak dari seluruh massa air yang bisa dikumpulkan di Bumi.

Uap atau awan raksasa ini diketahui mengelilingi lubang hitam supermasif bernama Quasar yang letaknya 12 miliar tahun cahaya dari Bumi. Penemuan itu lalu menunjukkan, air itu telah ada hampir semenjak jagat raya terbentuk.


http://i.space.com/images/i/11163/i02/black-hole-quasar-water-cloud.jpg?1311361757

"Karena cahaya tersisa yang kita lihat di Quasar ini sebetulnya tercipta 12 miliar tahun yang lalu, kami melihat kandungan air itu tercipta sekitar 1,6 miliar setelah jagat raya terbentuk," ujar Alberto Bolatto, astronom dari Universitas Ma ryland yang melakukan riset itu seperti dikuti Space.com.

Penemuan ini mendorong munculnya fakta baru adanya air tertua yang terdeteksi di jagat raya. Jarak waktu dari kandungan air ini terbentuk dengan peristiwa Big Bang atau kemunculan jagat raya hanya 1,6 miliar tahun.

Awan air yang berada di sekitar lubang hitam Quasar diperkirakan memiliki temperatur 53 derajat Celcius. Tingkat kerapatannya 300 triliun kali lebih rendah dari atmosfer Bumi.

Pengukuran atas awan air dan molekul lain yang ada di sekitarnya macam karbon monoksida menjadi energi bagi lubang hitam untuk bisa berkembang lebih besar hingga 6 kali lipat dari ukuran saat ini.

(Sumber)

Bisakah Membuat Taman Jurasik Saat Ini?

Dalam film, saat menemukan nyamuk kuno terjebak dalam ember kemudian darah dinosaurus dari perutnya diambil dan diekstrak DNA-nya kemudian dimasukkan embrio buaya hingga telur menetas dan taman jurrasic pun siap dibuka.

Serangkaian langkah tersebut mungkin terdengar cukup aneh pada 1993 saat film blockbuster tersebut diputar di bioskop. Bahkan saat ini, di dunia sekuensing genom, hewan transgenik (hibrida), dan bakteri buatan laboratorium, kebangkitan spesies punah terdengar sedikit lebih layak. Benarkah?


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1767097.jpg

Ternyata, para ilmuwan mungkin bisa dengan sangat baik membuat dinosaurus atau makhluk seperti dinosaurus dalam waktu yang tak terlalu jauh. Sayangnya, molekul DNA, instruksi genetik pencipta kehidupan, selalu terpecah dari waktu ke waktu.

Pada 65 juta tahun silam, saat dinosaurus terakhir terbang, berenang dan berjalan di Bumi, DNA mereka jarang ada yang tetap utuh lebih dari 500 ribu tahun kemudian. Menurut paleontolog dinosaurus Jack Horner di Montana State University, manusia tak akan pernah benar-benar menemukan DNA dinosaurus.

Ia dan rekannya menemukan jaringan halus dari Tyrannosaurus Rex pada 2005. Sayangnya, temuan itu tak mengandung bahan yang bisa digunakan. “Jaringan lunak ini tampaknya terdiri dari biomolekul lain dari DNA,” ujar Horner.

Bahkan, jika suatu hari nanti menemukan DNA dinosaurus kuno, DNA itu akan berantakan, potongan kodenya hanya sepanjang beberapa pasangan basa dan cara untuk ‘menjahit’ potongan-potongan itu menjadi satu.

Demikian, sekuensing genom jaringan fosil atau darah dinosaurus tak mungkin menjadi rute yang layak untuk kebangkitan mereka. Namun, ahli genetika membuat jalur alternatif Taman Jurassic.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa kelompok yang bekerja secara independen mulai membangun DNA dinosaurus aktif pada salah satu keturunan makhluk punah ini, yakni pada ayam yang genomnya secara penuh telah diurutkan.

Dipimpin Horner, para ilmuwan berharap menumbuhkan ayam bergigi, bersisik, ekor, dan lengan depan. Singkatnya, mereka ingin membuat ‘ayamdino’ dan hal ini akan sangat dekat menjadi sebuah kenyataan.

Pertama, pada 2005, ahli biologi perkembangan John Fallon dan Matt Harris di University of Wisconsin bereksperimen dengan embrio ayam mutan ketika mereka melihat tonjolan aneh muncul dari rahang janin ayam.

Gundukan itu ternyata gigi berbentuk pedang yang identik dengan embrio buaya. Embrio ayam mutan bergigi ini memiliki gen resesif yang membunuh janin sebelum lahir. Sebagai efek samping (tak terkait cara matinya), gen ini beralih dari satu gen ke lainnya yang sudah terbengkalai dalam evolusi ayam setidaknya selama 70 juta tahun, gen gigi dinosaurus kuno.

Fallon dan Harris menciptakan virus yang berperilaku mirip gen resesif mematikan yang ada dalam ayam mutan itu namun tak mematikan. Saat mereka memasukkan virus tersebut ke dalam embrio ayam normal, ayam menjadi memiliki gigi.

Kemudian, paleontolog Hans Larsson di McGill University menemukan, embrio ayam dimulai dengan ekor. Pada titik tertentu perkembangan anak ayam, saklar genetika membalik dan ekor pun hilang.

Menggunakan hormon pertumbuhan guna mencoba menimpa pemogokan itu, Larsson dan rekan mencoba membalikkan kembali saklar tersebut. Senada, Horner yakin embrio ayam pada akhirnya bisa dimanipulasi secara genetik guna menumbuhkan lengan menggantikan sayap.

“Tak adanya ekor, perbedaan antara sayap dan lengan, dan tak adanya gigi merupakan perubahan evolusi halus pada rencana dasar dinosaurus,” tulisnya dalam buku yang ditulis bersama James Gorman berjudul ‘How to Build a Dinosaur’.

Jadi, berapa lama lagi sebelum para ilmuwan menciptakan ayamdino? “Mungkin beberapa tahun ke depan karena semuanya tergantung pada pendanaan,” kata Horner.

Di dunia di mana kanker masih tak bisa disembuhkan, tak semua orang berpikir kebangkitan dinosaurus layak mendapat bagian dari penawaran moneter untuk penelitian ilmiah. Di sisi lain, beberapa pihak lain berpikir hal ini sangat keren.

(Sumber)

Terpecahnya Misteri Goa Terbesar di Dunia yang Angker dan Mengeluarkan Siulan

Pasti Anda pernah mendatangi sebuah tempat yang tiba-tiba terasa ada kekuatan magis disekitarnya sehingga menyebabkan bulu kuduk Anda berdiri. Perasaan ini jugalah yang dirasakan oleh penduduk sekitar Son Doong Cave, goa terbesar di dunia yang terletak terletak di Phong Nha-Ke Bang National Park, Kabupaten Bo Trach, Provinsi Quang Binh, Vietnam.

Goa ini mengeluarkan suara-suara aneh sepanjang hari dan ditambah dengan suhu dingin nya benar-benar menyebabkan bulu kuduk penduduk perumahan sekitarnya tersebut merinding.

Suara-suara aneh menciptakan kesan angker terhadap goa ini sehingga penduduk sekitar  tidak berani menginjakkan kakinya ke goa Son Doong tersebut. Kepercayaan akan hal-hal gaib yang terdapat di dalam goa tersebut menakutkan semua penduduk disana.



Khabar mengenai goa misterius ini kemudian sampai ke telinga para ilmuwan Inggris. Para ilmuwan ini pun mendatangi gua ini untuk mengadakan observasi. Mereka sangat terkejut karena ternyata goa ini maha luas bahkan besarnya lima kali lebih luas daripada goa terbesar di Vietnam, Phong Nha.

Lebih terkejut lagi mereka ketika mereka melakukan pengukuran atas goa tersebut, ternyata lebih besar daripada pemegang rekor goa terbesar di dunia, Deer di Malaysia, yang panjang nya hanya 2km, tinggi 100 meter, dan lebar 90 meter. Dengan demikian Son Doong Cave merupakan goa terbesar di dunia dengan panjang sekitar 5 km, tinggi 200 m, dan lebar 150 meter.


Sampai akhirnya tahun lalu, sekelompok ilmuwan Inggris mengungkap harta terpendam Vietnam ini. Para peneliti mendatangi Son Doong Cave untuk melakukan observasi. Betapa terkejutnya mereka, ketika menemukan ternyata goa itu maha luas. Goa ini ternyata lima kali lebih luas dari gaa terbesar di Vietnam, Phong Nha, bahkan setelah diukur, luasnya jauh lebih besar dari goa terbesar di dunia, Deer di Malaysia.

Bukan hanya itu, para tim peneliti Inggris dari British Cave Research Association ini juga berhasil menguak suara-suara aneh yang selama ini ditakuti penduduk. Menurut mereka siulan aneh tersebut disebabkan oleh angin dan sungai bawah tanah yang airnya sangat deras sehingga menggemakan suara-suara aneh itu.


Setelah penemuan spektakuler tersebut, tim ekspedisi Inggris ini melanjutkan penelitian sekitar pegunungan barat provinsi Quang Binh dan mendapatkan penemuan yang luar biasa. Dalam satu bulan ekspedisi mereka, berhasil ditemukan 20 goa lagi. Dengan demikian, berarti, terdapat total 150 goa di Phong Nha Ke Bang National Park.







 
 

13 Katak Bertaring Ditemukan di Sulawesi

Ben Evans, pakar hewan dari McMaster University di Hamilton dan ilmuwan Indonesia menemukan 13 spesies katak bertaring di Sulawesi. Sejumlah 9 dari 13 spesies itu belum pernah ditemukan sebelumnya. Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal The American Naturalist bulan ini.


 
Katak ini meletakkan telur di dedaunan dan bukan di air, lalu menungguinya. Jenis ini adalah salah satu dari 9 spesies katak yang belu dikenal dunia ilmu pengetahuan sebelumnya.

Katak bertaring termasuk dalam genus Limnocetes, disebut bertaring karena memiliki tonjolan tulang di rahang bawah. Taring yang dimaksud bukan berarti gigi taring yang sebenarnya, sebab tak memiliki akar gigi atau ciri-ciri gigi lainnya.

Dalam papernya, Evans menulis, seluruh spesies katak bertaring yang ditemukan memiliki variasi adaptasi yang berbeda, sesuai kondisi lingkungan dan iklim mikro masing-masing, mulai dari yang terbasah hingga terkering dan dengan beragam vegetasi yang ada.

Beberapa spesies punya kaki berselaput tebal untuk beradaptasi dengan arus sungai yang deras. Sementara yang lain berselaput tipis, sesuai dengan lingkungan darat. Yang unik, ada katak yang melakukan fertilisasi internal, meletakkan telurnya jauh dari air dan mengawasinya.

Katak bertaring dari genus Limnonectes, memiliki tonjolan tulang unik di rahangnya. Para peneliti tidak yakin apa kegunaannya, namun diduga untuk mempertahankan diri atau mencari makan.

"Penemuan ini menjadi contoh bagus bagaimana spesies pada akhirnya menggunakan taktik yang sama untuk survive dan melakukan diversifikasi ketika diberi kesempatan," kata Evans seperti dikutip CBCnews, Jumat (12/8/2011).

Evans mengatakan bahwa berdasarkan hasil penelitian, tak ada genus katak lain di Sulawesi yang bisa berkompetisi dengan genus katak bertaring. Ini menjadi bukti bahwa katak bertaring berevolusi untuk mengisi kekosongan relung kehidupan yang ada di Sulawesi.

Sampai saat ini, ilmuwan belum mengetahui manfaat taring pada katak genus ini. Beberapa kemungkinan adalah sebagai senjata melawan pejantan lain untuk mempertahankan wilayah, menangkap mangsa seperti ikan dan serangga serta sebagai senjata melawan predator.

Untuk menemukan katak ini, Evans dan timnya harus melakukan ekspedisi di sepanjang sungai dan hutan dengan resiko gigitan ular berbisa. Hasilnya, ada 683 ekor katak yang berhasil ditangkap. Peta distribusi katak lalu dibuat, sekaligus perbandingan ciri katak dengan lingkungannya.

 
Salah satu bentuk adaptasi hidup di aliran sungai yang deras adalah ukuran tubuh yang besar. Beberapa spesies katak bertaring tumbuh hingga sepanjang 13 cm.

Saat ekspedisi, Evans berusaha menangkap katak di hutan yang belum tersentuh illegal logging. Namun, ia mengatakan, "Ada banyak hutan dimana kami mengambil sampel yang kemudian hilang ketika kami mengunjunginya beberapa tahun kemudian."

Sejauh ini, Evans mengatakan belum ada dari spesies yang ditemukan punah. Tapi ia mempercayai, distribusi katak-katak tersebut telah berkurang. Perlu usaha pelestarian lingkungan untuk menjaga katak-katak ini tetap eksis.


(Sumber)