Home » » Fenomena Laut Terbelah di Korea Selatan

Fenomena Laut Terbelah di Korea Selatan


(Foto: Odditycentral)

Halo sobat, jika anda bayangkan foto ini, maka fenomena ini mirip dengan sekumpulan rakyat Israil yg berjalan mengikuti nabi Musa yg membelah lautan. Fenomena ini bisa Anda lihat di Korea Selatan, tepatnya di Pulau Jindo.

Fenomena ini oleh masyarakat setempat dan wisatawan disebut "Moses Miracle" atau "Mukjizat Musa". Sebenarnya ini bukanlah sebuah ‘mukjizat‘ seperti jaman Nabi Musa, tetapi hanya sebuah kejadian pasang surut lautan. Setiap dua kali setahun, saat air laut sedang surut, sebuah jalan sepanjang 2, 8 kilometer dan lebar 40 meter terbuka di tengah-tengah laut, menghubungkan Pulau Jindo dan Pulau Modo selama satu jam. Selama jalan ini terbuka, masyarakat setempat mengadakan festival yang ramai dikunjungi wisatawan dari penjuru dunia.

Fenomena alam ini memang sangat aneh, namun benar terjadi. Menurut legenda, seorang penduduk Desa Jindo suatu hari diserang oleh seekor harimau kemudian lari ke arah Pulau Modo. Namun sayang, di antara dua pulau ini terbentang lautan. Kemudian penduduk tersebut berdoa kepada dewa laut, lautpun terbelah dan memberikannya jalan untuk melarikan diri dari hewan buas tersebut. Demikian seperti dikutipOddityCentral, Sabtu (21/1/2012).

Jalan laut ini membuka 18 Mei pada setiap tahunnya. Namun festival yang diadakan untuk merayakan fenomena ini diadakan tiga kali setahun pada Maret, Mei, dan Juli. Festival yang dihadiri jutaan pengunjung ini dimeriahkan pertunjukan musik rakyat dan tarian-tarian tradisional Korea Selatan. Selain itu, ada pertunjukan kembang api dan laser. Untuk menangkap pemandangan dan fenomena unik ini, wisatawan dapat melihat dari atas bukit atau turut serta menyeberang dari Pulau Jindo ke Pulau Modo bersama jutaan orang lainnya.(ftr)



Tapi menurut penglihatan ane sih... Kayaknya nggak terbelah tuh...

sumber

4 pendapat:

  1. wah hampir mirip dengan cerita nabi musa yach sobat...

    BalasHapus
  2. wuihhhhh keren abiezzz tapi agak serem juga sichh

    BalasHapus
  3. Wah jdi pngen kesanan nih, mengungjungi nenek moyangku...?

    BalasHapus

Silahkan menuliskan komentar anda, jangan sungkan-sungkan, karena blog ini sudah "do follow", tetapi patuhi peraturan yang berlaku. Dimohon untuk klik +1 di atas demi keuntungan bersama. Dilarang berkomentar hal-hal yang negatif, kasar, berbau porno, mengandung SARA, Spam, dan sebagainya. Dimohon untuk tidak mencantumkan link hidup pada komentar.

Terima kasih, komentar anda sangat berarti untuk Fahri's Articles.