Ketika Afika Berkata Jujur...

Inilah yang terjadi ketika Afika berkata jujur.... Langsung cek aja...



Hihihi....  Ampuuunnn soooooobb..... (Gk punya ide mau buat artikel apa??)

Sule yang Malang

Sule yang Malang
Karya: Fahri Samudra


            Sule adalah seorang anak yang lahir dari keluarga miskin. Bapak dan ibunya bekerja di sebuah kebun pisang milik juragan Fahri. Mereka bekerja setiap pagi sehingga Sule harus menyiapkan sarapannya sendiri setiap pagi.
            Suatu hari Sule akan berangkat sekolah. Seperti biasa dia ke dapur untuk memasak nasi. Sambil menunggu nasi matang, dia pun mandi. Alangkah terkejutnya Sule, sabun untuk mandi telah habis. Jadi Sule terpaksa mandi tanpa memakai sabun. Setelah mandi, Sule ingin memakai baju sekolahnya.
            Sialnya, baju sekolahnya belum dicuci dan masih kusut. Dengan terpaksa dia memakai baju sekolah yang bau. Kemudian, dia periksa nasinya di dapur. Alangkah sialnya, nasi yang dia masak telah hangus, sehingga dia terpaksa sarapan dengan nasi yang hangus.
            Saatnya Sule berangkat sekolah. Meskipun diawali pagi yang sial, dia tetap optimis berangkat ke sekolah. Dia pergi dengan angkutan umum. Di tengah jalan turunlah hujan lebat. Dan sialnya angkutan umum yang ditumpanginya terjebak macet. Padahal waktu telah menunjukkan pukul 07.00. Dengan terpaksa dia turun dari angkutan umum itu. Dia berlari menembus hujan dan akhirnya sampai di sekolah dengan basah kuyup.
            Tiba di kelas, Sule ditegur pak guru karena terlambat. Setelah ditegur, Sule menuju tempat duduknya. Kemudian pak guru menyuruh murud-muridnya untuk mengumpulkan PR. Alangkah sialnya Sule, karena tasnya yang usang, bolong, dan basah, sehingga buku-buku yang ada di dalamnya pun ikut basah dan PR yang dikerjakan Sule luntur dan tidak dapat dibaca lagi.
            Pak guru menganggap Sule tidak mengerjakan PR, dan Sule pun dihukum berdiri di depan kelas sampai istirahat. Akhirnya istirahat pun tiba, Sule yang lapar ingin membeli tempe goreng di kantin, tetapi karena pakaiannya telah basah, uang yang ada di dalam kantungnya pun basah dan sobek. Pedagang tidak mau menerima uang sobek tersebut. Terpaksa Sule menahan lapar selama di sekolah.
            Sepulang dari sekolah, Sule tidak sabar untuk menyantap makan siangnya. Tetapi ibunya menyuruh Sule untuk menjual pisang goreng dari sisa dari kebun pisang juragan Fahri. Sule patuh terhadap perintah orang tua. Jadi dia menunda makan siangnya dan mendahulukan menjual pisang goreng dengan berkeliling.
            Sepanjang jalan, belum ada yang membeli pisang gorengnya. Tiba-tiba datanglah geng motor di jalan. Dengan sengaja salah satu anggotanya menyerempet Sule hingga jatuh dan pisang gorengnya pun berserakan di tanah. Jalanan sepi dan tak ada yang dapat menolong Sule, para anggota geng motor itu malah tertawa dan pergi meninggalkan Sule.
            Saat itu turunlah hujan lebat lagi, Sule membawa nampannya dan berteduh di sebuah bangunan tua sambil bergumam dalam hati.
            “Apa lagi yang akan terjadi?”. Gumam Sule
            Setelah hujan reda, dia berjalan untuk pulang dengan tangan kosong dan khawatir. Lalu tiba-tiba datanglah mobil melaju dengan kecepatan tinggi di jalanan yang becek. Akibatnya air becek tersebut terciprat dan mengenai Sule. Sule tak dapat menahan emosinya lagi.
            “Hei mobil sialan!!” Seru Sule sambil melempar nampannya.
            Alangkah sialnya ketika nampan yang dilempar Sule mengenai seekor anjing galak, sehingga Sule dikejar keliling kampung. Saking paniknya, Sule tidak memperhatikan apa yang ada di depannya, akibatnya dia terperosok jatuh ke dalam sungai. Arusnya sangat deras. Sule pun hanyut terbawa arus.
            Dengan segala kekuatannya, dia berusaha berenang menuju ke tepi sungai. Akhirnya Sule berhasil ke tepi sungai dan berjalan lemas menuju trotoar. Kebetulan di tempat itu sedang diberlakukan penertiban pengamen dan preman oleh Satpol PP. Melihat keadaan Sule yang compang-camping, tanpa pikir panjang, 2 anggota Satpol PP langsung mengejar Sule.
            Sule harus berlari lagi menghindari kejaran 2 anggota Satpol PP tersebut. Alangkah beruntungnya Sule, 2 anggota Satpol PP itu tidak jadi mengejar Sule, karena perhatiannya teralih pada geng motor yang lewat dengan ugal-ugalan. Sule pun menghela nafasnya dan pergi mencari nampannya tadi. Setelah menemukan nampannya, dia pulang ke rumah dengan rasa lelah, khawatir, cemas, dan lain-lain.
            Ketika sampai di mulut gang yang menuju rumahnya, Sule terkejut menemukan dompet yang berisikan uang beratus-ratus ribu. Sule melihat isi dompetnya, dan tenyata itu adalah dompet milik juragan Fahri. Kebetulan juragan Fahri sedang makan di warteg dekat rumahnya Sule. Tanpa pikir panjang, Sule pun menuju warteg tersebut. Dan sampailah Sule di warteg itu.
            “Maaf Pak, ini dompet Bapak, saya temukan di gang tadi”. Kata Sule jujur.          
            “Oh, terima kasih banyak Nak, bagaimana saya membayar makanan ini tanpa uang di dompet saya, sekali lagi terima kasih Nak, karena nak Sule telah berlaku jujur, nih saya kasih Rp 100.000,00 untukmu”. Sahut Juragan Fahri.
            “Oh tak apa-apa Pak, saya ikhlas kok” Ujar Sule.
            “Terima saja, anggap saja ini adalah hadiah atas kejujuranmu itu, jujur adalah perbuatan yang sangat mulia, jarang ada orang sejujur dirimu” Balas Juragan Fahri.
            “Baiklah, terima kasih banyak Pak, semoga kebaikan Bapak dibalas oleh Yang Maha Kuasa” Jawab Sule mantap.
            Sule pun pulang dan menceritakan semua yang terjadi pada pisang goreng tersebut dan uang Rp 100.000,00 yang ia dapatkan. Mendengar hal itu orang tua Sule sangat senang dan bahagia karena Sule berlaku sabar, tabah, dan jujur. Apalagi dia mendapat uang Rp 100.000,00 karena kejujurannya itu. Tetapi orang tua Sule juga kecewa dengan pisang goreng-pisang goreng yang terbuang itu, mereka merasa mubazir.
            Demikian Sule mengakhiri hari sialnya. Ternyata dengan kejujuran dan kesabaran, dapat membuahkan hasil yang memuaskan. Berbagai macam ujian dan cobaan tidak menyurutkan Sule untuk berlaku jujur.  
       

Penjara yang Berlayar

Penjara yang Berlayar

Karya: Fahri Samudra



            Halo, namaku Andre, yang pasti aku bukan orang yang baik, tetapi aku tidak sepenuhnya jahat. Aku adalah seorang kriminal. Dan karena perbuatanku inilah sekarang aku ditahan di sebuah penjara yang paling kejam di seluruh dunia. Itulah predikat yang diberikan kepada penjara ini. Selama penjara ini dibangun, belum pernah ada yang berhasil melarikan diri dari penjara ini. Ya, karena penjara ini sebenarnya adalah sebuah kapal. Ke mana pun anda lari, yang ada hanya laut dalam. Anda bisa tenggelam atau mati tertembak oleh polisi saat berenang. Serba salah.
             Awalnya, kapal ini hanyalah sebongkah kapal tua yang sangat besar dan terbengkalai. Kemudian pemerintah memanfaatkan kapal ini menjadi penjara besar yang menampung orang-orang yang paling berbahaya di dunia. 5 Tahun sudah aku hidup di penjara yang berlayar ini. Bersama empat temanku, memikirkan rencana untuk keluar dari tempat siksaan ini.
            Alarm telah berbunyi dua kali. Saatnya pergi untuk sarapan dan berkumpul dengan keempat temanku, membahas rencana melarikan diri. Aku berjalan di sepanjang dek, dan sampailah di ruang istirahat yang sangat besar dan luas. Bahkan terdapat lapangan basket di dalamnya.
            “Hei Andre! Kemari, ayo kita mengisi tenaga”. Teriak Boris.
            “Haha… Oke..oke”. Sahutku.
            Kulihat mereka sudah berkumpul di salah satu meja. Kuperkenalkan keempat temanku ini. Yang pertama Boris. Dia adalah mantan anggota NAVY SEAL. Tubuhnya kekar, kuat, dan tangkas. Ditahan karena melakukan sebuah konspirasi besar untuk membunuh presiden. Lalu yang kedua adalah Martin. Dia adalah ketua geng Los Sandos dari Jamaika, salah satu geng yang paling sadis di dunia. Kemudian yang ketiga adalah Daniel. Meskipun dia terlihat culun, rapi, dan berkacamata, tetapi jangan sekali-sekali mencoba mengganggunya, bisa-bisa dia memberimu 1000 tusukan di seluruh tubuhmu.
            Daniel adalah seorang psikopat dan pembunuh berdarah dingin. Apapun yang ada di tangannya bisa menjadi senjata yang mematikan. Dia mengidap suatu penyakit mental. Sesungguhnya dia adalah korban dari kekerasan rumah tangga. Dan yang terakhir adalah Kyu-jin, seorang anggota Yakuza. Kadang aku merasa jijik melihat tato naga dan harimau-nya yang menempel di seluruh tubuhnya. Sedangkan aku? Baiklah, aku seorang pembunuh bayaran elite yang bekerja di sebuah organisasi.
            Aku menguasai seluruh senjata. Aku tertangkap polisi saat aku diberi tugas untuk membunuh sahabatku sendiri. Aku tak bisa melakukannya. Sehingga organisasiku menjebak aku dan akhirnya aku ditahan seperti ini.
            “Bagaimana tidurmu semalam sobat?”. Tanya Kyu-jin kepadaku.
            “Tak ada yang lain selain mimpi buruk kawan, hahaha.”. Jawabku.
            “Untunglah aku tidak mengalaminya, semalam aku menemukan ide bagus untuk pergi dari sini selamanya.” Sahut Boris. 
            “Hah? Yang benar saja kawan, hahaha, mimpi kaliiii, jangan-jangan itulah mimpi burukmu gan.” Ejek Martin.
            “Jika tak mau ya sudah.” Jawab Boris.
            “Memang apa rencananya?” Tanya Daniel.
            Sepertinya Boris serius dan tidak bercanda. Kulihat mimik yang tidak seperti biasanya.
            “Kalian sudah mengerjakan apa yang sudah aku perintahkan?” Tanya Boris.
            “Ya, aku sudah berhasil membuat lubang di bawah tempat tidurku, pas untuk badanku, dan aku tutupi dengan selimut. Ternyata lubang itu menuju sebuah lorong panjang yang dipenuhi dengan pipa-pipa panas. Dan satu yang penting, tak ada kamera pengawas, 100 % aman” Jawabku.
            “Hey, begitu juga denganku!” Sahut Martin.
            “Sama.” Sahut Daniel.
            “Lubangku belum jadi, aku butuh lebih banyak sikat gigi” Jelas Kyu-jin
            “Sebaiknya cepat buat lubangnya, ambil saja sikat gigi yang banyak sekalian di kantin, itu gratis”. Kata Boris.
            Suasana hening sejenak. Semua terlihat bingung.
            “Begini, biar kuperjelas, kalian tau rute kapal bulan ini?” Tanya Boris lagi.
            “Ya!” Jawab kami serempak
            “Sebentar lagi kapal ini berlabuh di Mildwest Dock, apa kamu mau kabur ke sana??” Tanyaku.
            “Tidak, pulau” Sahut Daniel.
            “Ya, tepat sekali Niel, setelah berlabuh di Mildwest Dock, malam harinya pasti kapal ini melewati sebuah pulau… Apa mungkin nama pulau itu? Nah kita akan berenang ke sana, Cuma sebentar kok, dekat jaraknya.” Jelas Boris.
            “Ya, dekat sih dekat, ditembak baru tau rasa” Ujar Kyu-jin.
            “Kita ledakkan kapal ini, buat kebakaran, buat kerusuhan, bebaskan semua napi, hancurkan sumber listrik, kapal tenggelam, BAM!! Tak akan ada bisa yang menembak kita” Jelas Boris lagi.
            Semuanya ternganga mendengar rencana nekadnya Boris. Apa bisa kita lakukan semua itu dalam semalam? Ini namanya bunuh diri. Apa yang terjadi jika nakhoda kapal memanggil tim kepolisian terdekat. Pasukan polisi elite turun dari helikopter dan menyerbu kita semua. Wah, situasi yang sangat buruk.
            “Hhmmm… Sebaiknya pikir-pikir dahulu tentang rencana besar ini. Bagaimana jika kita ketahuan sebelum kita menghancurkan sumber tenaga kapal ini, ingat, para petugas sering melewati sel kita dan memastikan bahwa kita masih ada di sel.” Ujarku panjang lebar.
            “Hal itu sudah kupikirkan, aku sudah kontak dengan teman lamaku dari penjara Pelican Bay, dia telah mengatur rencana penyelundupan bahan boneka untuk kita semua, rombongan orang yang paling berbahaya dari penjara itu akan masuk di neraka ini lusa pagi ketika kapal ini berlabuh di pelabuhan, dia akan memberinya pada kita.” Jawab Boris.     
            “Boneka?” Bingung Kyu-jin.
            “Untuk mengelabui petugas.” Jawab Daniel dengan mantap.
            “Baiklah, siap-siap untuk pelajaran melukis, harus benar-benar mirip dengan kita, rambut dan kulit harus diperhatikan”. Ujar Martin.
            “Baiklah, cukup untuk hari ini. Siapkan mental dan rencana kalian, jangan sampai gagal”. Tegas Boris
            Aku kembali menuju selku. Aku berjalan-jalan sebentar untuk mempelajari rute kabur dari kapal ini. Karena aku telah lama tinggal di sini, aku sudah menguasai seluruh jalur ventilasi yang ada di kapal ini. Sebelumnya aku pernah kabur dari selku dan mempelajari rute ventilasi di daerah yang tak dapat dimasuki oleh para napi, daerah khusus untuk ABK dan petugas. Malam itu hampir saja aku ketahuan karena meninggalkan selku saat pemeriksaan malam hari dimulai. Sungguh sebuah resiko yang amat besar konsekuensinya.
            Dua hari pun berlalu. Tibalah kapal ini di pelabuhan Mildwest Dock. Aku melihat rombongan napi dari Pelican Bay dengan wajah penuh dengan kegalauan, kecemasan, dan kekhawatiran. Kasihan mereka, sebentar lagi siksaan akan menghampiri mereka. Selalu saja terjadi kerusuhan di lapangan dan kantin jika ada napi-napi baru. Bahkan tak jarang ada yang terbunuh.
            Napi-napi baru itu harus kuat beradaptasi di penjara kapal ini. Dihantui oleh ancaman dari napi-napi senior, bukanlah sesuatu yang mudah dihadapi. Ditambah lagi oleh keadaan kapal ini yang terus dihantam oleh ombak besar secara kontinyu. Hal ini membuat para tahanan tidak tahan lagi. Dengan segera aku mengetahui bahwa seorang napi baru di sebelah selku muntah-muntah seharian karena mabuk laut. Dasar napi amatir, baru 7 jam saja sudah muntah-muntah.
            Siang harinya, tiba-tiba ada seorang ABK memberi bahan boneka yang kami bicarakan kemarin. Ternyata orang dalam pun ikut berperan. Luar biasa, aku penasaran siapa temannya Boris itu yang dengan berani membayar seorang ABK untuk menjalankan rencananya itu.
            Tanpa pikir panjang, aku langsung membuat kepala boneka kemudian membentuknya persis dengan kepalaku sendiri, melukisnya dengan warna kulit, dan terakhir menempelkan rambut pada kepala boneka itu. Huft… Akhirnya setelah 3 jam, jadilah kepala bonekaku itu.
            Teeett….!! Tiba-tiba alarm berbunyi, para petugas mengadakan inspeksi sel mendadak, benar-benar mendadak. Seakan-akan jadwal di penjara ini sangat kacau, atau jangan-jangan penjara ini tidak memiliki jadwal pasti. Sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi di penjara ini. Gawat! Di mana aku harus menyembunyikan boneka ini? Catnya masih belum kering. Sial! Dengan cepat, sel disebelahku sedang diperiksa oleh petugas.
            Bagaimana ini? Dengan segera kusembunyikan boneka kepalaku ke dalam lubang di bawah tempat tidurku. Terpaksa kubongkar samaran lubangku itu demi boneka ini. Setelah kumasukkan, kututup kembali lubang tersebut, lalu kuambil pasta gigi herbalku yang berwarna hijau muda, sama seperti warna dinding selku. Kemudian kulapisi ujung-ujung lubang yang sudah ditutup itu dengan pasta gigi tadi sehingga tidak terlihat bekas bongkaran. Huufft… Akhirnya aman, tepat waktu.
            Petugas itu masuk dan memeriksa seluruh isi selku. 
            “Sepertinya ada yang menumpahkan pasta gigi di kolong tempat tidurmu.” Ujar sipir itu.
            Sial! Medengar perkataan itu, rasanya seperti terhunus pedang yang tajam dan panas. Apa yang harus kukatakan? Ayolah Andre, berpikir, berpikir.
            “Oh iya Pak, dini hari tadi, tidak sengaja kujatuhkan odolku, lalu odol itu memantul dan berguling masuk ke kolong tempat tidurku, mataku masih ngantuk, aku berusaha mengambil odol itu dan tidak sengaja tanganku menekan keras pada odol itu sehingga sebagian isi odol itu tumpah, hehehe, maaf Pak.” Jelasku.
            “Dasar ceroboh!” Gumam petugas itu sambil berbalik dan meninggalkan selku.
            Hhuuuft… Perasaanku sangat lega, andai saja aku ketahuan tadi, mungkin aku sudah tinggal di ruang isolasi sekarang. Petugas tadi pun melanjutkan inspeksinya. Kudengar ada seorang napi baru yang ketahuan menyembunyikan silet di dalam bantalnya sehingga ia harus mendekam di ruang isolasi. Sungguh malang nasibnya. Akhirnya inspeksi ini selesai juga.
Kupersiapkan segala sesuatu untuk rencana besar malam ini. Malam yang sangat ditunggu-tunggu. Hanya muncul satu kali dalam setahun. Ya, malam ini kapal akan melewati sebuah pulau yang kami pikir, kami bisa kabur, berenang menuju pulau itu. Tak akan kusia-siakan kesempatan ini.
            Malam pun tiba, kupasang bonekaku di tempat tidurku, lalu kuselimuti. Seakan-akan aku yang sedang tertidur lelap di tempat tidur itu. Lalu aku masuk ke lubangku. Tibalah aku di lorong penuh dengan pipa panas. Aku pun berlari menyusuri lorong tersebut menuju selnya Boris. Tepat sekali, Boris sedang berusaha keluar dari lubangnya.
            “Bagus, kau tepat waktu kawan.” Ujar Boris.
            “Ayo kita kumpul.” Sahutku.
            Kami pun berlari menuju sel teman-teman kami, termasuk satu teman baru kami, Jhonny, teman lama si Boris. Dia adalah seorang pengedar senjata illegal. Wow, teman baru yang menajubkan. Setelah kami berkumpul, kami pergi menuju ke suatu ruangan yang dipenuhi mesin, generator, dan alat-alat vital kapal ini melalui ventilasi. Sementara itu, para petugas mengadakan pemeriksaan rutin. Bodohnya mereka, mereka tidak tahu bahwa yang ada di tempat tidur itu hanyalah sebuah boneka.
            Setelah kami berhasil masuk ke ruangan itu, kami lihat banyak petugas yang sedang terbaring lemas. Ternyata ABK gadungan tadi itu yang melumpuhkan para petugas di ruangan ini. ABK gadungan itu adalah teman satu penjara-nya Jhonny. Setelah perkenalan singkat dengan ABK yang bernama Russel itu, ternyata sebenarnya dia adalah pembunuh bayaran. Hhmmm… kupikir suatu saat nanti dia adalah sainganku.
            Kami pun menjalani rencana. Kami lucuti semua senjata dan peralatan yang ada di tubuh para petugas itu. Lalu kami hancurkan semua generator yang ada, semua mesin, dan kotak-kotak besi dengan banyak lampu di dalamnya. Akibatnya, seluruh penjuru kapal menjadi gelap. Seluruh aliran listrik di kapal ini putus. Semua lampu yang ada pun menjadi padam.
            Hal ini memudahkan kami untuk menyusup masuk ke ruang kontrol pusat. Di ruangan semua pintu dan sel dikendalikan secara penuh yang tidak berpengaruh terhadap putusnya listrik di kapal ini. Sehingga kami dapat membebaskan semua napi yang ada di sini.
            Setelah terjadi pemadaman listrik, sempat terdengar kericuhan di kawasan sel. Para petugas pun berlari menuju ruang ini untuk memeriksa apa yang terjadi dengan sumber listriknya. Kami pun menunggu dengan senang hati. Akhirnya, ada tiga petugas yang masuk ke ruangan ini. Dua petugas lainnya berjaga di pintu. Kami pun langsung melumpuhkan ketiga petugas itu.
            Namun dua petugas yang ada di luar berpencar. Yang satu menembaki kami di ruangan ini. Dan yang satu lagi berlari menuju ruang kontrol pusat untuk melaporkan kejadian ini. Hal ini membuat keadaan semakin runyam. Setelah kami melumpuhkan petugas yang menembaki kami, kami langsung berlari keluar dari ruangan itu. Kami pun berpencar menjadi dua kelompok.
            Tujuan kami adalah menyerbu ruang kontrol pusat dan membebaskan semua napi agar terjadi kerusuhan hebat. Aku, Daniel, Russel dan Kyu-jin melewati sisi kanan kapal, sedangkan yang lainnya melewati sisi kiri kapal. Selama perjalanan menuju ruang kontrol pusat, kami terus dihadang oleh gerombolan petugas. Terjadilah baku tembak antara kami dan para petugas.
            Pukul memukul dan tusuk menusuk pun tak dapat dihindarkan. Daniel sudah berhasil menusuk tujuh petugas hingga tewas dengan kebrutalannya. Daun telinga Kyu-jin sobek dan berdarah karena tertembak oleh petugas. Tiba-tiba alarm berbunyi tanda ada bahaya yang mengancam. Sungguh sebuah rencana yang diawali dengan mimpi buruk. Kami pun mengendap-endap dan menyelinap sampai kami bertemu dengan kelompok yang lain tepat di depan ruang pusat kontrol. Kulihat lengan kirinya Martin yang dipenuhi dengan darah, ternyata dia tertembak.
            “Hei Martin! Kenapa kau seceroboh itu?” Tanya Kyu-jin dengan nada mengejek.
            “Jangan cari masalah di sini! Kamu sendiri aja kehilangan telinga.” Ujar Martin jengkel.
            Tanpa pikir panjang, kami langsung menyerbu ruang pusat kontrol, menembaki semua petugas yang ada di dalamnya. Tiba-tiba salah satu petugas mengirimkan sinyal untuk memanggil tim S.W.A.T di markas kepolisian terdekat. Sial! Akhrinya mimpi buruk kami pun menjadi kenyataan. Boris pun menembak petugas itu dengan perasaan marah dan jengkel.
            “Cepat bebaskan semua tahanan!” Perintah Boris.
            “OK.” Jawab Daniel sambil menekan sebuah tombol.
            Teeett…!! Tiba-tiba alarm berbunyi, dan lampu sirine pun berkelap-kelip. Seluruh sel di seluruh blok pun terbuka dan akhirnya seluruh tahanan bebas. Keadaan sangat kacau. Lebih kacau dari sekacau-kacaunya kerusuhan demo mahasiswa terparah. Kami melihat keadaan blok A sampai Blok P dari luar. Terlihat para petugas kewalahan dalam menghadapi seluruh napi yang terbakar nafsu itu.
            Ada napi yang langsung melarikan diri, ada yang memukuli petugas sampai mati. Ada sekelompok yang bernyanyi dan berpesta pora, ada pula yang saling berkelahi, dan ada yang membakar, merusak, dan menghancurkan fasilitas penjara. Itulah yang kami harapkan. Kami pun merasa puas karena sebagian rencana berhasil. Tak perlu menunggu waktu yang lama. Ledakkan demi ledakkan pun terjadi, sehingga kapal ini mulai hancur perlahan. Suasana ini ditambah dengan badai besar dan ombak yang mengamuk menghantam kapal ini. Petir menggelegar, hujan yang sangat deras, dan teriakkan para napi berpadu dalam satu keadaan kacau.
            Kapal ini berguncang dengan keras ke sisi kanan dan sisi kiri secara bergantian. Kami pun pergi ke tepi kapal untuk mengamati pulau tujuan kami. Para petugas dan seluruh napi kami biarkan berperang di dalam kapal itu, sebagian saling baku tembak di luar kapal. Tiba-tiba datanglah tiga helicopter mendarat di buritan kapal.
            Kami pun terkejut. Ternyata tim S.W.A.T. pun datang untuk menertibkan suasana yang kacau ini. Dengan lampu yang berkelap-kelip dan cuaca buruk, seakan-akan perang dunia sedang berkecamuk di atas kapal ini. Kami pun berlari menghindari tim S.W.A.T. tersebut. Para napi yang keluar berhamburan dari dalam kapal ditembaki oleh tim S.W.A.T. tersebut.
            Ketika kami melarikan diri, tak disangka bahwa masih ada satu helikopter yang terbang di udara. Lampu sorot helikopter itu menyorotkan kami. Sangat silau dan dapat membutakan mata. Kami pun dihujani peluru dari senjata mesin helikopter tersebut. Kami berusaha menghindar darinya hingga titik darah penghabisan. Sepertinya tembakan peluru itu menghancurkan sebagian dinding kapal.
            Setelah merasa aman dari kejaran helikopter tadi. Kami beristirahat sejenak. Sepertinya keadaan Martin makin parah. Beberapa peluru dari helikopter tadi sempat menembus perutnya. Martin terlihat lemas dan tak berdaya.
            “Kalian lanjutkan saja rencana ini, biarkan aku sendiri di sini, tinggalkan aku dan jangan pikirkan aku lagi, cepat pergi, tak ada waktu untuk bersantai sekarang!” Jelas Martin.
            “Tidak tanpamu.” Sahut Daniel.
            “Pergilah, apa kalian masih mau tinggal di kapal sialan ini?” Ujar Martin.
            “Baiklah, maafkan kita kawan, semoga kamu selamat dari bencana ini, aku turut berduka cita atas keadaanmu sekarang.” Jawab Boris.
            “Hei bos, apa kau tega meninggalkan Martin dalam keadaan sekarat seperti ini?” Tanyaku kepada Boris.
            “Sudahlah Andre, tidak penting memikirkanku, sekarang pikirkan keselamatan kalian sendiri, cepatlah, atau kalian terlambat dan menyesali perbuatan kalian ini seumur hidup.”Jelas Martin.
            “Jangan lemah Andre.” Sahut Boris.
            “Baiklah…” Jawabku.
            Kami pun pergi meninggalkan Martin yang sudah bersimpah darah menuju tepi kapal untuk terjun berenang menuju pulau. Aku tahan air mataku, begitu banyak kenangan kami bersama Martin, saat kami membahas rencana pelarian, saat kami bermain basket bersama, saat kami mempelajari rute ventilasi bersama.
Kejadian ini sungguh menyesakkan dada dan menyakitkan hati. Aku tidak rela, tapi aku juga harus menyelamatkan diri dari keadaan ini. Selamat tinggal Martin, semoga kau bisa selamat, meski sepertinya mustahil bagi Martin untuk selamat dari keadaan yang kacau ini.
Akhrinya kami sampai di tepi kapal.
“Tunggu sebentar, apa kita mau terjun dan berenang ke pulau itu sekarang, aku pikir ini sangat gila bukan?” Tanya Russel.
“Ini tidak gila, apa kau ingin menaiki sekoci untuk pergi ke pulau itu?” Tanya Kyu-jin lagi.
“Apa kau buta? Kau tidak lihat helikopter itu, hah? Apa kau ingin mati tertembak saat berenang, helikopter itu akan menyorot kita yang sedang berenang dan tamatlah riwayat kita.” Jelas Russel.
“Ya kau benar, sebaiknya kita lumpuhkan dahulu helikopter itu dengan rocket launcher. Kau bisa ambil senjata itu di ruang senjata di daerah blok E. Sekarang kau, Kyu-jin, dan Andre ambil senjata itu dan jika bisa, ambil semua senjata yang ada, kita akan menunggu di sekitar sini, OK?” Ujar Boris kepada Russel.
“Baiklah Bos, kebetulan sekali, ayo kawan.” Jawab Russel.
Mengapa harus aku? Aahh… Bagaimana pula si Boris ini? Baiklah, tidak apa-apa. Kami pun berlari menuju ruang persenjataan. Tiba-tiba kami berhadapan dengan tiga orang tim S.W.A.T. yang kemudian menembaki kami. Aku dan Russel sempat mengindar. Tapi malang bagi Kyu-jin.
“Aaaaaahhh…!” Teriak Kyu-jin.
“Sial, ayo lari Andre!” Tegas Russel.
Sungguh sial, Kyu-jin tertembak oleh tim S.W.A.T. dan meninggal di tempat. Aku dan Russel pun terlibat dalam baku tembak yang hebat. Tembakanku sempat mengenai salah seorangnya, dan dalam kesempatan itu kami berlari terbirit-birit. Maaf Kyu-jin, aku tak bisa melindungimu. Saat-saat ini sangat genting. Aku tak sempat memeluknya. Lalu akhirnya kami sampai di tempat tujuan.
Di dalamnya terdapat bebagai macam senjata. Mulai dari pistol, shotgun, sub machine gun, rifle, sniper, sampai mini gatling gun, rocket launcher, dan grenade launcher. Sadis! Selengkap inikah senjata petugas penjara di sini? Sungguh mengejutkan. Kami pun melucuti seluruh senjata dalam tas yang kebetulan ada di ruangan ini. Tak lupa kami ambil semua peluru dan magazine yang ada.
Tiba-tiba Russel memukul bagian belakang kepalaku dengan keras memakai senjata rifle yang dia pegang. Sakit sekali rasanya. Kepalaku pusing dan mataku agak gelap. Aku pun terjatuh, seperti lumpuh sesaat. Aku sangat bingung dan heran. 
“Maaf kawan, aku tak bisa membiarkan sainganku selamat dari sini, selamat menikmati liburanmu kawan, hahaha!” Ujar Russel kepadaku sambil lari meninggalkanku.
Sial, aku tak bisa berbuat apa-apa lagi. Seluruh tubuhku seakan-akan mati rasa. Aku hanya bisa mendengar perkataan busuknya, petir yang terus menggelegar, ombak yang menghantam kapal ini dengan keras, suara tembakan. Pusing rasanya ditambah denga guncangan kapal ini membuat aku mual.
Duuaarrr…! Kudengar ledakkan keras diluar. Itulah suara helikopter ditembakkan dengan rocket launcher dan meledak. Pasti mereka sudah terjun terlebih dahulu. Aku kerahkan seluruh tenagaku dan aku mulai bangkit perlahan. Meski sedikit pusing, aku mulai mengambil pistol, rifle, dan beberapa magazine.
Aku mulai berjalan perlahan keluar ruangan. Di luar terlihat hiruk pikuk para tahanan dan petugas. Di antara keributan itu, aku melihat helikopter yang ada di buritan kapal. Aku berniat untuk kabur dengan helikopter itu. Mustahil bagiku untuk berenang dengan keadaan pusing seperti ini.
Aku memang memiliki keahlian untuk mengemudikan helikopter. Maka kusiapkan rifle-ku, kemudian berlari kencang menuju helikopter itu, dan aku serang semua yang ada disekitarnya. Setelah aku membersihkan semua yang ada di sekitar helikopter itu. Aku pun menaikinya.
Aku duduk di kemudinya, dan mulai menghidupkan mesin. Tim S.W.A.T. yang ada di sekitar situ menghujaniku dengan senjata mereka. Maka kubalas tembakan mereka dengan rifle-ku. Tak lama aku bertahan, akhirnya aku berhasil menerbangkan helikopter dan aku pergi meninggalkan kapal yang sudah hancur ini.
Aku pun pergi. Dari kejauhan kusaksikan penjara yang berlayar ini tenggelam untuk selamanya. Meski masih agak pusing, namun hatiku puas melihat kapal yang selama ini besar, kokoh, dan kejam tenggelam dalam amukkan laut biru.   

http://fahri-artikel.blogspot.com

Sejarah Dunia Yang Dirahasiakan



* Adanya manusia berwajah kera tak berekor yang mempunyai volume otak dua kali lebih besar dibandingkan dengan manusia berwajah kera tak berekor lainnya, dan mereka membuat perkakas untuk pertama kalinya sekitar 2 juta tahun yang lalu. Mereka terbagi dalam empat ras yang berbeda setelah 1 juta tahun kemudian dan salah satunya kemudian meninggalkan benua Afrika. Mereka kemudian dapat berbicara dengan bahasa sekitar 400.000 tahun yang lalu dan pada waktu itu mereka sudah tersebar di benua Afrika, Eropa dan Asia.

* Akhirnya sebuah kelompok besar orang Asia bermigrasi dari benua Asia ke Amerika, ketika benua Asia dan Amerika terhubung di bagian utaranya. Kemudian mereka tinggal di seluruh bagian utara dan selatan benua Amerika, yang mungkin dikenal sebagai bangsa Indian – penduduk asli Amerika yang salah disebutkan namanya oleh Columbus, karena Columbus mengira ia sudah sampai di India, sehingga ia menyebut mereka Indian atau orang-orang India.

* Patung raksasa Sphinx di Mesir diperkirakan dibangun sekitar tahun 8000 SM (Sebelum Masehi) oleh bangsa berkulit coklat gelap di Afrika utara, 4000 tahun sebelum munculnya peradaban di Mesir. Ukuran waktu dihitung berdasarkan kikisan air hujan pada patung batu tersebut. Cara ini adalah cara yang lebih akurat untuk mengukur usia patung batu tersebut.

* Daerah Brazil ditemukan lewat jalan laut sekitar tahun 531 SM atau bisa jadi sebelum masa itu oleh bangsa Phoenicians. Bangsa Phoenicians merupakan bangsa pertama yang berdagang melintasi samudera. Mereka tinggal di sekitar Lebanon (merupakan kota berbudaya pertama di dunia) dan mereka telah melintasi samudera Atlantik dari benua Afrika dan mengadakan kegiatan perdagangan dengan masyarakat lokal di sana selama bertahun-tahun. Masyarakat lokal tersebut benar-benar datang dengan berjalan kaki dari Cina bertahun-tahun sebelumnya.

* Cleopatra (69 sampai 30 SM), Ratu Mesir masih berusia 16 tahun tapi dikenal memiliki nafsu seks yang abnormal (maniak seks) dan waktu itu dia sudah menjadi istri Julius Caesar. Cinta pertamanya adalah saat dia berusia 12 tahun dan dia mempunyai kuil yang khusus ditempati pacar-pacarnya dan melakukan pesta seks di sana. Cleopatra kemudian melakukan bunuh diri ketika berusia 38 tahun.

* Bangsa Cina menyeberangi samudera dengan kapal besar dan menemukan Meksiko sekitar tahun 459 M dan juga negara-negara lainnya.

* Bangsa Vikings dari Eropa utara mempunyai daerah jajahan kecil di sekitar pantai timur Amerika sekitar tahun 900 SM.

* Orang Eropa selatan pertama yang menemukan Amerika utara di tahun 1472 adalah seorang Portugis bernama Joao vas de Corte Real di suatu misi penemuan yang rahasia. Tetapi bangsa Phoenicians barangkali mengunjungi Amerika utara jauh sebelum itu. Dan Columbus datang pertama kali dua puluh tahun kemudian, tahun 1492 dan dia menyebut Haiti untuk Hispaniola!

* Mills Darden (AS tahun 1798 - 1857) berat badannya 463 kilo, sedangkan istrinya hanya 46 kg

* Antonio Meucci (1808-1889) dari Italia menemukan telepon 1849 dan Alexander Graham Bell, yang sebenarnya bekerja pada Meucci, mempatenkan salinannya pada tahun 1876 dan mengakui sebagai penemuannya!

* Sir Joseph Wilson Swan mematenkan untuk pertama kalinya bola lampu pada tahun 1878 di Inggris. Dan Thomas Alva Edison membuat sedikit tiruan yang lebih baik, kemudian ia berusaha untuk mendapatkan paten atas tiruan bola lampunya tersebut di Amerika sekitar satu tahun kemudian. Thomas Alva Edison memperkenalkan bahwa bola lampu listrik adalah hasil penemuannya. Tetapi pada tahun 1892 Perusahaan Edisons merger dengan Swans dan menjadi General Electric dan setelah itu mereka menggunakan metoda asli dari hasil temuan Swans untuk membuat bola lampu.

* Ilmuwan terkenal Nicola Tesla (1856-1943) menemukan radio pada tahun 1893 dan mematenkannya, berarti Marconi bukanlah penemu sesungguhnya.

* Keempat buah cerobong kapal Titanic ternyata sebuah tipuan, hanya agar tampak seperti benar-benar empat buah!

* Charles Lindberg memang manusia ke-82 yang terbang melewati samudra, tetapi ia adalah yang pertama yang melakukannya sendirian.

* Negara Vatican didirikan tahun 1929 dengan bantuan seorang diktator fasis, Mussolini yang ingin mendapatkan dukungan dari gereja.

* Penjahat-penjahat paling kejam: Herman Webster Mudgett (1860-1896) yang dikenal sebagai Dr. Harry Howard Holmes telah membunuh sekitar 150 wanita muda, namun ia mengaku “hanya” membunuh 27 orang. Dia menyewakan kamar-kamar di “istana” miliknya di Chicago, yang sebenarnya adalah sebuah rumah horor. Di sana dibuatkannya lorong-lorong rahasia yang berkelok-kelok menembus dari suatu ruangan ke ruangan lainnya, setiap kamar juga dilengkapi dengan lift rahasia, setiap kamar tidur dibikin kedap suara, kolam-kolam asam (barangkali untuk melumatkan mayat), kamar gas, suatu meja pembedahan yang dilengkapi dengan alat meregangkan tubuh manusia, krematorium pribadi, dan suatu gudang bawah tanah (bunker) yang sangat besar dimana ditemukan banyak bagian tubuh manusia yang terpotong-potong. Ia menjual tulang rangka dari korban-korbannya tersebut kepada sekolah-sekolah kedokteran. Korban-korbannya digantungnya selama 10 menit sebelum mati.

* Albert Fish (1870-1936) seorang kanibal memakan sedikitnya lima belas anak-anak, namun dia hanya dihukum untuk dua kasus pembunuhan dan korban terakhirnya adalah seorang anak berusia sekitar sepuluh tahun bernama Grace Budd, yang dipotongnya dalam ukuran-ukuran kecil dan kemudian dimasaknya dengan potongan-potongan wartel dan bawang. Di dalam surat kepada ibunya ia menulis “ini adalah keledai kecilnya yang dipanggangnya di dalam tungku”.

* Ibu berusia paling muda di dunia adalah seorang anak dari Peru bernama Lina Medina yang saat ia mengandung berusia lima tahun tujuh bulan. Dia kemudian melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat dengan operasi sesar pada bulan Mei 1939 dan ayah si bayi tidak pernah ditemukan. Orang tuanya pertamakali curiga Lina Medina mengidap semacam tumor, tetapi ternyata dia hamil sejak berusia 4 tahun dan sudah mendapat haid sejak usia tiga tahun. Lina berkembang secara normal dan mendapatkan anak kedua pada tahun 1972, 33 tahun setelah anak pertamanya dilahirkan.

* Otto Hahn, seorang Jerman membuat ledakan bom atom pertama pada tahun 1938.

* Ketika menginvasi Belgia, Jerman untuk pertama kali melakukan serangan dengan menggunakan pasukan payung dengan sejumlah boneka untuk membingungkan musuh (Jerman pertama kali tidak menggunakan boneka untuk serangan pasukan payungnya ketika menginvasi Norwegia) ditambah pesawat layang unik yang dilengkapi dengan bom yang benar-benar efisien. Ini dilakukan untuk menghancurkan jembatan-jembatan yang paling penting dan untuk menguasai tempat-tempat “yang hampir mustahil” untuk direbut seperti benteng Eben Emael.

* Ketika Inggris memulai rencana untuk menginvasi Norwegia, bebapa bulan sebelumnya Jerman juga melakukannya hal yang sama dengan suatu armada laut yang sangat besar yang berkumpul di laut utara., Tetapi ketika pasukan Inggris bertemu dengan angkatan laut Jerman didekat Oslo, Inggris berbalik arah untuk kembali Norwegia. Namun hanya sedikit pasukan yang terlibat dalam pertempuran itu.

* Semua gagasan gila namun berhasil dengan baik telah dikembangkan oleh si genius jahat, Hitler dan semua adalah ide-ide aslinya sendiri. Hitler benar-benar seorang pecinta perang, dan ia benar-benar mendesain untuk pertamakalinya hampir segala sesuatunya sehingga menjadikan Jerman memiliki kekuatan tempur yang mengerikan. Dari mulai setiap detil seragam pasukan perang dan tanda kepangkatan, sampai metoda latihan perang yang kompleks tapi efektif, semuanya adalah idenya sendiri. Walaupun sangat jahat tetapi semua yang dilakukannya sangat mengagumkan.

sumber

Sungai Radio Aktif di Kanada

Sungai Goldstream di Kanada 'gagal hidup' sesuai namanya yang berarti 'aliran emas' saat airnya secara aneh berubah menjadi hijau terang atau hijau neon.

Sungai yang melintasi kota Langford di British Columbia, nampak seperti hasil akhir bencana radioaktif.



Belakangan diketahui, penyebab berubahnya air sungai yang awalnya misterius itu ternyata adalah akibat dari pemakaian senyawa organik yang digunakan sebagai pewarna untuk menguji sistem air.

Namun, pejabat setempat mempertanyakan kejadian tersebut. Sebab, saat itu tak ada tes yang dilakukan.

Adalah Tyson Elder(24) dan teman-temannya yang menyusuri sungai untuk memoto elang botak atau Bald Eagles saat melihat air sungai berwarna hijau terang pada 29 Desember 2010.

"Dari kejauhan yang bisa aku lihat adalah warna hijau terang," kata dia, seperti dimuat Daily Mail, 12 Januari 2011. "Melihat sesuatu berwarna seterang itu sangat tak terduga dan agak mengerikan, terutama karena wilayah itu adalah tujuan wisata populer."

Pada musim dingin, tambah dia, elang-elang gundul diketahui bersarang di sekitar sungai itu, Tyson dan rekan-rekannya khawatir berubahnya warna air sungai mengancam jiwa para binatang.

Berita aliran sungai berwarna hijau neon menyebar cepat setelah Tyson mengunggah gambar itu di Twitter-nya.

Kata Tyson, saat itu, warna hijau menyebar sepanjang 400 meter selama sekitar 3 jam. Tak hanya mengambil gambar, ia dan rekannya juga merekam dan mengunggahnya ke YouTube. Video itu langsung melejit dan ditonton lebih dari 550 ribu orang.

Sebaliknya, kepala pemadam kebakaran Langford, Bob Beckett menduga, warna hijau di sungai itu adalah kerjaan orang iseng. "Itu seperti sebuah tipuan, kami akan menyelidiki kasus ini," kata dia.

Apakah pewarna hijau membahayakan? Pejabat Kesehatan Vancouver mengatakan zat fluorescein, yang juga digunakan sebagai penanda dalam prosedur medis, meski tak beracun, dapat menyebabkan reaksi alergi.

"Itu tidak memiliki toksisitas yang tinggi, tetapi dapat menyebabkan reaksi alergi," kata petugas medis, Murray Fyfe.

Sejauh ini tidak dilaporkan adanya kematian ikan atau binatang lain secara massal gara-gara sungai yang berubah jadi hijau. Menurut harian, Montreal Gazette, hanya dalam waktu satu jam, warna sungai kembali normal.






sumber 

Makhluk Aneh, Berkepala Kucing, Berbadan Babi, Berkaki Singa



Hewan yang di beri nama Ugly Bad Boy bisa jadi adalah seekor kucing yang lain dari pada yang lain. Kucing satu ini gak punya bulu sama sekali dibadannya kecuali di bagian lehernya dan bulu-bulunya terlihat gak karuan deh. Ugly Bad Boy yang berusia 8 tahun itu terpaksa tinggal di rumah sakit hewan karena gak ada yang mau memeliharanya meski para staff rumah sakit sudah berusaha menawarkan panflet(handout.leaflet) yang menyatakan kalau si kucing itu normal – suka minta perhatian dan ramah – seperti kucing-kucing lainnya, meski penampilan luarnya gak menarik. Namun ternyata dengan penampilannya itu, Ugly Bad Boy menjadi tontonan para turis di Exeter, New Hampshire, Amerika.




 
“Orang-orang datang dan mengambil gambarnya dengan ponsel mereka. Dia hebat. Dia membuat orang-orang yang datang mengira kalau dirinya itu gak nyata karena dirinya hanya duduk diam gak bergerak sama sekali. Namun ketika dia bergerak, dia membuat orang-orang takut. Tapi mereka masih menganggap kalau dia hewan yang memikat,” jelas Christie Hartnett, seorang staff rumah sakit lewat Dailymail.co.uk. Tadinya sih Ugly Bad Boy bukan satu-satunya kucing yang gak punya bulu. Saudarinya ternyata terlahir tanpa bulu seperti dirinya, namun sayang saudari Ugly hanya bisa bertahan hidup selama beberapa minggu saja.dan dia sampai saat ini telah berusia 8 Tahun.

sumber

UAN Selesai, Harap-harap Cemas Menanti pengumuman

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah S.W.T. yang telah melimpahkan nikmat yang tak terhitung banyaknya, sehingga kita semua bisa hadir di sini denga sehat wal'afiat. Tak lupa kita haturkan salam dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. yang telah membimbing kita dari yang "tidak tahu" menjadi "tahu". Aaaahhh..... Sudah sangaaaaaaattt lama rasanya ane tidak berjumpa dengan sobat sekalian di blog ini. Ya tent saja, karena ane tentunya lebih mengutamakan UN daripada blog, dan Alhamdulillah, hari ini UN telah selesai dilaksanakan. Dan tadi siang, mata pelajaran yang terakhir di-UN-kan adalah biologi (favorit ane tuh). 


Alhamdulillah, ane bisa ngisi lagi nih blog setelah lamaaaaaaa vacum. Dan ternyata "performa"nya makin menurun nih, hehehe. Alhamdulillah juga UN ane lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sementara UN sudah selesai, perasaan lega tidak muncul begitu saja, mengapa? Meski udah agak plong..... Namun ane masih harap-harap cemas menanti pengumuman kelulusan. Nah di sinilah do'a dan ketaqwaan kita perlu ditingkatkan lagi, bukan malah menurunkannya dengan pesta pora, kebut-kebutan (balap liar), nongkrong sana-sini-sono sampe larut malam, bawa rokok, lebih parah lagi bawa MIRAS! Padahal pengumuman kelulusan belum diumumkan, sangat disayangkan jika kita mengisi waktu penantian ini dengan hal-hal seperti itu. Alangkah lebih baik kita mengisinya dengan hal-hal positif dan kita terus berdo'a memohon kepada Allah agar kita dapat lulus dengan nilai yang sangat memuaskan. Ane juga lagi deg-deg-an menunggu hasil nih, semoga ane bisa lulus, amiiinnn....


O iya, terima kasih atas dukungan sobat sekalian di postingan sebelum2nya ya, mohon maaf ane terlambat menanggapi, membalas komentar, dan visit back ke sobat sekalian, sekali lagi mohon maaf ya sobat.... Mungkin sekian saja dari ane sekarang, jika ada kesalahan yang ane perbuat, mohon dimaafkan dan harap maklum, ane tidak bermaksud melakukan hal demikian.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Afika dan Orang Keren (Pembalasan M. Shadows)

Halo sobat, lagi-lagi ane posting nih si Afika, ane bener-bener nggak sempet ngetik banyak-banyak dan menatap layar komputer lebih lama, karena... Ya tau sendiri lah, hehehehe, langsung cekidot aja sob:

 
.